Resmikan Pojok Gus Dur, Wali Kota Akui Sosok Gus Dur Menginspirasi Banyak Orang.
SAMARINDA. KOMINFONEWS – Peran Pemuda Ansor sebagai organisasi kepemudaan kemasyarakatan, kebangsaan dan keagamaan yang berwatak kerakyatan sudah terbukti dan terus dinantikan. Demikian pula perannya dalam mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan ditengah masyarakat lebih dari mengokohkan sendi – sendi moral, etika dan spiritual dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dalam sambutannya pada malam Halal Bi Halal Majelis Alumni Pemuda Ansor (MAPAN) Kalimantan Timur (Kaltim) sekaligus Launching Pojok Gusdur di Warkop Bagios Jalan Basuki Rahmat, Minggu (29/5/2022) malam.
Menurutnya Pemuda Ansor harus mampu berperan menjaga persatuan dan kesatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu modal besar dalam mendukung pembangunan bangsa dan negara termasuk mendukung visi besar Pemerintah Kota Samarinda yakni mewujudkan Samarinda menjadi Kota pusat peradaban.
“KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah salah satu inspirator dalam kepemimpinan banyak tokoh. Greg Barton dalam bukunya : the authorized biography of Abdurrahman Wahid, menganggap sosok Gus Dur sebagai seorang pemberani. Gus Dur berani mengucapkan apa yang tidak berani diungkapkan oleh kebanyakan orang termasuk oleh wartawan ketika orde baru,” ucap Andi Harun.
Ada satu kata – kata Gus Dur, sambung orang nomor satu di Kota Tepian ini yakni ‘menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan, terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga’. Dia mengaku pesan presiden ke - 4 Republik Indonesia itu menguatkan dirinya khususnya saat Kota Samarinda menghadapi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid – 19). Kondisi pandemi yang menyebabkan penurunan di hampir semua sektor bukanlah hal yang harus diratapi tetapi menurutnya harus dihadapi dengan karya – karya inovatif dan kreatif.
“Alhamdulillah meski penuh dengan keterbatasan, Samarinda terhitung mencatatkan kinerja yang cukup baik dan beberapa hari yang lalu predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berhasil diraih. Prestasi ini adalah buah dari dukungan semua pihak termasuk keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) terkhusus keluarga pemuda Ansor dan seluruh keluarga NU baik di Kota Samarinda maupun di wilayah Kaltim dan juga dukungan dari seluruh ormas lintas agama, lintas suku bangsa dan lintas latar belakang perbedaan sosial,” tuturnya.
Oleh karena itu dirinya mengapresiasi Pojok Gus Dur yang diinisiasi oleh MAPAN Kaltim. Ia berharap kegiatan itu mampu menjadi media pembelajaran terhadap sosok Gus Dur yang sangat mencintai rakyat kecil, kaum minoritas dan kaum terpinggirkan.
“Dengan diresmikannya Pojok Gus Dur ini mudah – mudahan menjadi warisan dalam rangka penguatan kebersamaan kita sebagai bangsa khususnya di Kota Samarinda dan Dikalimantan Timur pada umumnya,” pungkas Andi Harun. (fer/asya/kmf-smd)
SUMBER BERITA : https://www.facebook.com/PPIDPemerintahKotaSamarinda/posts/385603666943306